Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Renungan Hari Kamis 14 Januari 2021

Renungan Hari Kamis 14 Januari 2021

Renungan Hari Kamis 14 Januari 2021

Tuhan menjamah hidup kita

Dalam kehidupan kita, tidak jarang kita baik secara pribadi maupun bersama-sama mengucilkan seseorang. Alasannya bermacam-macam: karena status sosial, stigma, latar belakang, dianggap orang berdosa, dan pelbagai alasan yang lain.

Hukum membuat penderita kusta dikucilkan, dan penderita kusta sendiri diharapkan menjaga jarak mereka dari orang lain, karena najis (Im 13:45s). bahkan seringkali orang yang menderita penyakit kulit tertentu dianggap kusta. Terlebih lagi, penyakit kusta dianggap sebagai hukuman atas dosa-dosa orang itu, atau dosa orang tua, atau leluhurnya. Mereka dikucilkan secara sosial dan religius.

Seringkali dalam Injil, Yesus menyembuhkan orang melalui kata-kata yang diucapkan. Tetapi Yesus tidak hanya peduli dari kejauhan, bahkan orang kusta sekalipun. Untuk menyembuhkannya, Yesus tidak hanya berbicara kepadanya, namun juga menjamah dia. Dengan menjamah si penderita kusta, ia melakukan apa yang tidak akan dilakukan oleh orang lain (Im 5: 3).

Inkarnasi menyiratkan bahwa Tuhan datang untuk menyentuh hidup kita dengan cara yang sangat nyata, sepanjang hidup kita, terlepas dari kondisi kita. Si penderita kusta tidak yakin apakah Yesus ingin menyembuhkannya, seperti nampak dari apa yang ia katakan kepada Yesus, “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” Yesus menunjukkan bahwa Ia mau menyembuhkannya, bukan hanya dengan kata-kata tetapi dengan menjamah dia.

Yesus ingin menjamah seluruh hidup kita. Ia ingin kita hidup, hidup dalam kepenuhan. Tak ada suatu apapun yang menghalangi sentuhan-Nya. Seperti Paulus katakan “ Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? 

Penindasan dan kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?” (Rom 8:35). Tuhan menjamah hidup kita, di manapun, kapanpun, dalam situasi apapun. Yang kita butuhkan hanyalah inisiatif dari kita, membuka diri, mendekatkan diri, seperti si penderita kusta. Kita yang dijamah oleh-Nya pada giliran-Nya diutus untuk “menjamah” orang lain dengan kasih yang menghidupkan (JA)

Sumber https://carekaindo.wordpress.com/ 

Sumber gambar google.com

Post a Comment for "Renungan Hari Kamis 14 Januari 2021"