Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Renungan Hari Rabu 03 Februari 2021

Renungan Hari Rabu 03 Februari 2021

Renungan Hari Rabu 03 Februari 2021

Allah adalah pendidik sejati. Sebagai pendidik, Dia adalah Bapa dan kita anak-anak-Nya. Ia mungkin menyesah kita, menghajar, dan memberi ganjaran, karena Ia ingin memperlakukan kita sebagai anak-Nya. 

Kalau kita menjadi anak-Nya berarti Ia tak akan pernah meninggalkan kita. Dengan itu didikan-Nya yang keras bertujuan bukan untuk mematikan kita, melainkan supaya kita menjadi lebih matang, dewasa, kuat, berani dan berpengetahuan luas.

Didikan Allah itu nyata dalam pengajaran Yesus dalam Injil pada hari ini. Pengajaran-Nya sangat bijak, berwibawa, dan penuh kekuatan. Namun sayangnya, kewibawaan mengajar seseorang untuk mereka yang mendengar-Nya saat itu bukan hanya ditentukan oleh isi ajaran-Nya melainkan juga oleh keluarga dari mana Dia berasal. 

Mengetahui asal-usul Yesus dari orang biasa dan sederhana, maka mereka kecewa dan menolak-Nya (bdk. Mrk.6:4). Di sini, menurut Yesus, terjadi sebuah ironi, yaitu bahwa seorang nabi dihormati di negeri asing kecuali di negeri dan kampung asalnya sendiri. Santo Blasius, uskup dan martir, yang kita peringati pada hari ini adalah pribadi yang setia mendengar Firman Tuhan dan teguh mengikuti pendidikan Allah dan setia pada imannya.

Ya Allah, semoga kami tekun dalam pendidikan yang Engkau ajarkan. Hal yang pahit kiranya jangan cepat kami hindari karena berguna bagi kamu, dan yang manis kiranya jangan cepat kami konsumsi, karena mungkin membahayakan kami. Semoga kami setia seperti Santo Blasius. Amin.

Sumber https://carekaindo.wordpress.com/ 

Sumber gambar google.com


Post a Comment for "Renungan Hari Rabu 03 Februari 2021"