Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Renungan Hari Sabtu 19 Desember 2020

 

Renungan Hari Sabtu 19 Desember 2020

Renungan Hari Sabtu 19 Desember 2020

Hidup berkeluarga atau sebagai suami-isteri sampai tua tidak dianugerahi anak kiranya yang bersangkutan, lebih-lebih pihak isteri/perempuan akan merasa bersalah atau kurang terhormat. Begitulah kiranya yang dialami Zakharia dan Elisabet, dan lebih-lebih Elisabet, yang telah lanjut usianya. 

Namun mujizat terjadi dimana dalam usia tuanya mereka dianugerahi anak, Elisabet mengandung dan kemudian berkata :”Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang”. 

Dengan mengandungnya Elisabet ini berarti tanda-tanda pemenuhan janji Allah akan segera terwujud, karena anak yang dikandungnya yang harus dinamai Yohanes “akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya”. 

Pengalaman Elisabet ini kiranya baik menjadi permenungan bagi para orangtua: anak-anak yang dianugerahkan Tuhan hendaknya disyukuri dan didampingi sedemikian rupa sehingga kelak tumbuh berkembang “menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagiNya”. 

Anak adalah anugerah Tuhan, maka hendaknya dibina dan dibesarkan sesuai dengan kehendak Tuhan. Cara hidup dan cara bertindak anak sejak kecil telah menjadi daya tarik dan daya pikat bagi banyak orang untuk semakin beriman atau mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan. 

Kepada para suami isteri yang mungkin sudah cukup lama berkeluarga dan belum dianugerahi anak, kami ajak untuk tidak putus asa dan semakin banyak berdoa atau beribadat mohon kemurahan hati Tuhan. 

Dalam kehidupan, terkadang kita merasa sesuatu tidak mungkin terjadi, ternyata dapat terjadi,Hal serupa dialami Zakahria , Elisabet mandul dan suaminya Zakharia telah lanjut umurnya.

Tetapi Tuhan menghapus aibnya di depan orang dengan mengabulkan doanya dan Eilisabet mengandung .yang kelak dilahirkan adalah Yohanes yang juga memainkan peran besar bagi hidup banyak orang. Tuhan bisa dan mau melakukan hal serupa bagi kita. 

Dimana hal yang selama ini kita beri label yang sungguh tidak mungkin ternyata akan diperlihatkan oleh Tuhan sendiri bahwa itu mungkin. Persoalannya, Ia menanti kita sampai kita siap berusaha keras bekerja sama dengan-Nya. 

DOA: 

Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku. Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah (Mzm 16:5-8). Amin.

Sumber https://carekaindo.wordpress.com/ 

Sumber gambar google.com

Post a Comment for "Renungan Hari Sabtu 19 Desember 2020"