Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Renungan Hari Rabu 17 Februari 2021

Renungan Hari Rabu 17 Februari 2021

Renungan Hari Rabu 17 Februari 2021

“Bertobatlah dan percayalah pada Injil! Engkau abu, dan akan kembali menjadi abu.” Itulah kata-kata yang kita dengar pada Hari Raya Rabu Abu, awal masa puasa, saat dahi kita diolesi dengan abu berbentuk salib. Doa, puasa, dan sedekah adalah tri kebajikan yang ditekankan selama masa puasa ini. 

Dalam bacaan pertama, kita diminta oleh Yoel untuk bertobat dan menyesali dosa-dosa kita. Artinya, kita berbalik total kepada Allah dengan segenap hati. Lalu, dalam bacaan kedua, Paulus meminta kita memberikan diri untuk berdamai dengan Allah, dan dengan itu penyelamatan sepenuhnya terjadi pada kita.

Allah dalam Yesus Kristus mencintai manusia secara total dan utuh apa adanya, dalam kelebihan dan dalam dosanya. Berdamai dengan Allah berarti perubahan hati, dan bukan saja soal lahiriah. “Koyaklah hatimu dan jangan pakaianmu.” kata Yoel. 

Dalam bacaan Injil, Yesus Kristus menunjukkan agar doa, puasa dan sedekah kita bukan sekedar pertunjukan sosial, tetapi sungguh diposisi batin yang murni untuk berubah. Karena itu, lakukanlah semuanya secara tersembunyi tanpa harus dilihat orang. Tuhan pasti tahu, dan akan membalasnya.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk menyadari kerapuhan dan dosa kami. Amin.

Sumber https://carekaindo.wordpress.com/ 

Post a Comment for "Renungan Hari Rabu 17 Februari 2021"