Daftar Nama Paus Katolik dari Pertama sampai Sekarang
Daftar Nama Paus Katolik dari Paus Pertama sampai Sekarang
Paus merupakan Uskup Roma sekaligus pemimpin Gereja Katolik di seluruh dunia. Dalam tradisi Gereja Katolik, jabatan kepausan berakar pada tugas yang dipercayakan Yesus Kristus kepada Rasul Petrus. Karena itu, Santo Petrus dikenal sebagai Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik.
Baca Juga: Mengenal Tahun Liturgi Gereja Katolik: Makna dan Urutannya
Sepanjang hampir dua ribu tahun sejarah Gereja, terdapat ratusan penerus Santo Petrus. Mereka melayani Gereja dalam berbagai keadaan, mulai dari masa Gereja perdana, penganiayaan terhadap umat Kristiani, perkembangan Kekristenan di Eropa, Reformasi dan Kontra-Reformasi, hingga dunia modern.
Menurut daftar resmi Takhta Suci, Paus Leo XIV adalah Paus ke-267 Gereja Katolik. Ia terpilih pada 8 Mei 2025 dan memilih nama kepausan Leo XIV. Nama sekulernya adalah Robert Francis Prevost.
Baca Juga: Renungan Harian: Menemukan Damai dan Kekuatan Iman
Artikel ini menyajikan daftar nama Paus Katolik dari yang pertama sampai Paus saat ini, lengkap dengan nomor urut dan masa kepausannya.
Siapa Paus Pertama dalam Sejarah Gereja Katolik?
Baca Juga: Doa Katolik: Panduan Lengkap Berdoa Setiap Hari
Paus pertama adalah Santo Petrus, salah satu dari dua belas rasul Yesus Kristus. Dalam daftar resmi Takhta Suci, Petrus ditempatkan sebagai Paus nomor 1. Masa kepemimpinannya secara tradisional ditempatkan hingga sekitar tahun 64 atau 67.
Setelah Santo Petrus, kepemimpinan Gereja Roma diteruskan oleh Santo Linus, Santo Anacletus atau Kletus, dan Santo Klemens. Dari sinilah rangkaian suksesi kepausan terus berlangsung hingga zaman sekarang.
Baca Juga: Mengenal Santo Santa Sepanjang Tahun dalam Tradisi Katolik
Perlu diperhatikan bahwa untuk sejumlah Paus dari abad-abad awal, tanggal awal dan akhir masa kepausan tidak selalu dapat ditentukan secara pasti. Karena itu, daftar resmi Vatikan menggunakan beberapa perkiraan tahun atau rentang tanggal.
Daftar Nama Paus Katolik dari Pertama sampai Sekarang
Berikut adalah 267 nama Paus Katolik berdasarkan daftar resmi Takhta Suci.
Paus 1–50: Dari Santo Petrus hingga Anastasius II
- Santo Petrus — sekitar 30–64/67
- Santo Linus — 68–79
- Santo Anacletus/Kletus — 80–92
- Santo Klemens I — 92–99
- Santo Evaristus — 99/96–108
- Santo Aleksander I — 108/109–116/119
- Santo Sikstus I — 117/119–126/128
- Santo Telesforus — 127/128–137/138
- Santo Hyginus — 138–142/149
- Santo Pius I — 142/146–157/161
- Santo Anisetus — 150/157–153/168
- Santo Sotirus — 162/168–170/177
- Santo Eleutherius — 171/177–185/193
- Santo Viktor I — 186/189–197/201
- Santo Zephyrinus — 198–217/218
- Santo Kalistus I — 218–222
- Santo Urbanus I — 222–230
- Santo Pontianus — 230–235
- Santo Anterus — 235–236
- Santo Fabianus — 236–250
- Santo Kornelius — 251–253
- Santo Lucius I — 253–254
- Santo Stefanus I — 254–257
- Santo Sikstus II — 257–258
- Santo Dionisius — 259–268
- Santo Felix I — 269–274
- Santo Eutychianus — 275–283
- Santo Caius — 283–296
- Santo Marcellinus — 296–304
- Santo Marcellus I — 306–309
- Santo Eusebius — 309
- Santo Miltiades/Melchiades — 311–314
- Santo Silvester I — 314–335
- Santo Markus — 336
- Santo Julius I — 337–352
- Liberius — 352–366
- Santo Damasus I — 366–384
- Santo Siricius — 384–399
- Santo Anastasius I — 399–401
- Santo Innocentius I — 401–417
- Santo Zosimus — 417–418
- Santo Bonifasius I — 418–422
- Santo Celestinus I — 422–432
- Santo Sikstus III — 432–440
- Santo Leo I — 440–461
- Santo Hilarius — 461–468
- Santo Simplicius — 468–483
- Felix III — 483–492
- Gelasius I — 492–496
- Anastasius II — 496–498
Daftar awal tersebut menunjukkan bagaimana suksesi kepausan berkembang sejak Gereja perdana. Pada masa-masa awal, banyak Paus menghadapi penganiayaan dan berbagai tantangan dalam mempertahankan kehidupan serta kesatuan komunitas Kristiani. Data nomor urut dan masa kepausan di atas mengikuti daftar resmi Takhta Suci.
Paus 51–100: Dari Santo Symmachus hingga Valentinus
- Symmachus — 498–514
- Hormisdas — 514–523
- Yohanes I — 523–526
- Felix IV — 526–530
- Bonifasius II — 530–532
- Yohanes II — 533–535
- Agapetus I — 535–536
- Silverius — 536–537
- Vigilius — 537–555
- Pelagius I — 556–561
- Yohanes III — 561–574
- Benediktus I — 575–579
- Pelagius II — 579–590
- Gregorius I — 590–604
- Sabinianus — 604–606
- Bonifasius III — 607
- Bonifasius IV — 608–615
- Deusdedit/Adeodatus I — 615–618
- Bonifasius V — 619–625
- Honorius I — 625–638
- Severinus — 640
- Yohanes IV — 640–642
- Theodorus I — 642–649
- Martinus I — 649–655
- Eugenius I — 654–657
- Vitalianus — 657–672
- Adeodatus II — 672–676
- Donus — 676–678
- Agatho — 678–681
- Leo II — 682–683
- Benediktus II — 684–685
- Yohanes V — 685–686
- Conon — 686–687
- Sergius I — 687–701
- Yohanes VI — 701–705
- Yohanes VII — 705–707
- Sisinnius — 708
- Konstantinus — 708–715
- Gregorius II — 715–731
- Gregorius III — 731–741
- Zacharias — 741–752
- Stefanus II — 752–757
- Paulus I — 757–767
- Stefanus III — 768–772
- Adrianus I — 772–795
- Leo III — 795–816
- Stefanus IV — 816–817
- Paschalis I — 817–824
- Eugenius II — 824–827
- Valentinus — 827
Pada periode ini Gereja berada dalam konteks politik dan sosial yang sangat kompleks. Takhta Roma juga semakin berperan dalam hubungan antara Gereja, kerajaan, dan berbagai kekuatan politik Eropa.
Paus 101–150: Abad Pertengahan Awal hingga Benediktus IX
- Gregorius IV — 827–844
- Sergius II — 844–847
- Leo IV — 847–855
- Benediktus III — 855–858
- Nikolaus I — 858–867
- Adrianus II — 867–872
- Yohanes VIII — 872–882
- Marinus I — 882–884
- Adrianus III — 884–885
- Stefanus V — 885–891
- Formosus — 891–896
- Bonifasius VI — 896
- Stefanus VI — 896–897
- Romanus — 897
- Theodorus II — 897
- Yohanes IX — 897/898–900
- Benediktus IV — 900–903
- Leo V — 903
- Sergius III — 904–911
- Anastasius III — 911–913
- Lando — 913–914
- Yohanes X — 914–928
- Leo VI — 928
- Stefanus VII — 929–931
- Yohanes XI — 931–936
- Leo VII — 936–939
- Stefanus VIII — 939–942
- Marinus II — 942–946
- Agapetus II — 946–955
- Yohanes XII — 955–964
- Leo VIII — 963–965
- Benediktus V — 964
- Yohanes XIII — 965–972
- Benediktus VI — 973–974
- Benediktus VII — 974–983
- Yohanes XIV — 983–984
- Yohanes XV — 985–996
- Gregorius V — 996–999
- Silvester II — 999–1003
- Yohanes XVII — 1003
- Yohanes XVIII — 1003–1009
- Sergius IV — 1009–1012
- Benediktus VIII — 1012–1024
- Yohanes XIX — 1024–1032
- Benediktus IX — 1032–1044
- Silvester III — 1045
- Benediktus IX — 1045
- Gregorius VI — 1045–1046
- Klemens II — 1046–1047
- Benediktus IX — 1047–1048
Satu hal yang menarik dalam sejarah daftar nama Paus adalah nama Benediktus IX muncul tiga kali dalam daftar resmi, karena ia tercatat memegang jabatan kepausan dalam tiga periode yang berbeda. Karena itu, nomor urut 145, 147, dan 150 semuanya merujuk kepada Benediktus IX.
Paus 151–200: Dari Damasus II hingga Urbanus V
- Damasus II — 1048
- Leo IX — 1049–1054
- Viktor II — 1055–1057
- Stefanus IX — 1057–1058
- Nikolaus II — 1059–1061
- Aleksander II — 1061–1073
- Gregorius VII — 1073–1085
- Viktor III — 1086–1087
- Urbanus II — 1088–1099
- Paschalis II — 1099–1118
- Gelasius II — 1118–1119
- Kalistus II — 1119–1124
- Honorius II — 1124–1130
- Innocentius II — 1130–1143
- Celestinus II — 1143–1144
- Lucius II — 1144–1145
- Eugenius III — 1145–1153
- Anastasius IV — 1153–1154
- Adrianus IV — 1154–1159
- Aleksander III — 1159–1181
- Lucius III — 1181–1185
- Urbanus III — 1185–1187
- Gregorius VIII — 1187
- Klemens III — 1187–1191
- Celestinus III — 1191–1198
- Innocentius III — 1198–1216
- Honorius III — 1216–1227
- Gregorius IX — 1227–1241
- Celestinus IV — 1241
- Innocentius IV — 1243–1254
- Aleksander IV — 1254–1261
- Urbanus IV — 1261–1264
- Klemens IV — 1265–1268
- Gregorius X — 1271–1276
- Innocentius V — 1276
- Adrianus V — 1276
- Yohanes XXI — 1276–1277
- Nikolaus III — 1277–1280
- Martinus IV — 1281–1285
- Honorius IV — 1285–1287
- Nikolaus IV — 1288–1292
- Celestinus V — 1294
- Bonifasius VIII — 1294–1303
- Benediktus XI — 1303–1304
- Klemens V — 1305–1314
- Yohanes XXII — 1316–1334
- Benediktus XII — 1334–1342
- Klemens VI — 1342–1352
- Innocentius VI — 1352–1362
- Urbanus V — 1362–1370
Periode ini mencakup beberapa perkembangan penting dalam sejarah Gereja abad pertengahan, termasuk perubahan hubungan antara kepausan dan kekuasaan politik Eropa. Daftar resmi Takhta Suci mencatat masa kepausan setiap Paus dengan sejumlah tanggal yang pada periode tertentu masih bersifat perkiraan.
Paus 201–250: Dari Gregorius XI hingga Pius VI
- Gregorius XI — 1370–1378
- Urbanus VI — 1378–1389
- Bonifasius IX — 1389–1404
- Innocentius VII — 1404–1406
- Gregorius XII — 1406–1415
- Martinus V — 1417–1431
- Eugenius IV — 1431–1447
- Nikolaus V — 1447–1455
- Kalistus III — 1455–1458
- Pius II — 1458–1464
- Paulus II — 1464–1471
- Sikstus IV — 1471–1484
- Innocentius VIII — 1484–1492
- Aleksander VI — 1492–1503
- Pius III — 1503
- Julius II — 1503–1513
- Leo X — 1513–1521
- Adrianus VI — 1522–1523
- Klemens VII — 1523–1534
- Paulus III — 1534–1549
- Julius III — 1550–1555
- Marcellus II — 1555
- Paulus IV — 1555–1559
- Pius IV — 1559–1565
- Pius V — 1566–1572
- Gregorius XIII — 1572–1585
- Sikstus V — 1585–1590
- Urbanus VII — 1590
- Gregorius XIV — 1590–1591
- Innocentius IX — 1591
- Klemens VIII — 1592–1605
- Leo XI — 1605
- Paulus V — 1605–1621
- Gregorius XV — 1621–1623
- Urbanus VIII — 1623–1644
- Innocentius X — 1644–1655
- Aleksander VII — 1655–1667
- Klemens IX — 1667–1669
- Klemens X — 1670–1676
- Innocentius XI — 1676–1689
- Aleksander VIII — 1689–1691
- Innocentius XII — 1691–1700
- Klemens XI — 1700–1721
- Innocentius XIII — 1721–1724
- Benediktus XIII — 1724–1730
- Klemens XII — 1730–1740
- Benediktus XIV — 1740–1758
- Klemens XIII — 1758–1769
- Klemens XIV — 1769–1774
- Pius VI — 1775–1799
Abad ke-15 hingga ke-18 membawa Gereja melewati Renaisans, Reformasi, perkembangan ilmu pengetahuan, perubahan politik Eropa, dan berbagai pembaruan internal. Nama-nama seperti Pius V, Gregorius XIII dan Klemens VIII menjadi bagian dari sejarah kepausan pada periode tersebut. Data daftar dan masa kepausan mengikuti catatan resmi Takhta Suci.
Paus 251–267: Dari Pius VII hingga Leo XIV
- Pius VII — 1800–1823
- Leo XII — 1823–1829
- Pius VIII — 1829–1830
- Gregorius XVI — 1831–1846
- Pius IX — 1846–1878
- Leo XIII — 1878–1903
- Pius X — 1903–1914
- Benediktus XV — 1914–1922
- Pius XI — 1922–1939
- Pius XII — 1939–1958
- Yohanes XXIII — 1958–1963
- Paulus VI — 1963–1978
- Yohanes Paulus I — 1978
- Yohanes Paulus II — 1978–2005
- Benediktus XVI — 2005–2013
- Fransiskus — 2013–2025
- Leo XIV — mulai 2025
Daftar resmi Takhta Suci mencatat Pius VII hingga Leo XIV sebagai nomor 251 sampai 267. Paus Leo XIV menjadi penerus Paus Fransiskus setelah terpilih pada 8 Mei 2025.
Baca Juga: Doa Litani: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Cara Doa
Siapa Paus Saat Ini?
Paus saat ini adalah Leo XIV, yang merupakan Paus ke-267 dalam daftar resmi Gereja Katolik. Nama lahirnya adalah Robert Francis Prevost. Ia lahir di Chicago, Amerika Serikat.
Paus Leo XIV terpilih dalam konklaf yang dimulai pada 7 Mei 2025. Pada 8 Mei 2025, ia terpilih sebagai Uskup Roma dan memilih nama Leo XIV. Ia kemudian memulai pelayanan kepausannya secara resmi melalui Misa inaugurasi pada 18 Mei 2025.
Pemilihan nama Leo XIV juga memiliki arti historis. Ia adalah Paus pertama dari Amerika Serikat dan Paus pertama yang berasal dari Ordo Santo Agustinus. Takhta Suci menyebutnya sebagai penerus Santo Petrus yang ke-267.
Baca Juga: Doa Novena: Pengertian, Jenis, dan Cara Berdoa
Mengapa Ada Nama Paus yang Sama?
Dalam sejarah Gereja Katolik, beberapa Paus menggunakan nama yang sama. Contohnya adalah nama Leo, Pius, Gregorius, Benediktus, Yohanes, Paulus, Urbanus, Klemens, Aleksander, dan Innocentius.
Angka Romawi di belakang nama digunakan untuk membedakan Paus yang menggunakan nama kepausan tersebut. Misalnya:
- Leo I, Leo II, Leo III, dan seterusnya.
- Pius IX, Pius X, Pius XI, Pius XII.
- Yohanes XXIII.
- Yohanes Paulus I dan Yohanes Paulus II.
- Benediktus XVI.
- Leo XIV.
Baca Juga: Sejarah Devosi Doa Rosario dan Perkembangannya
Nama kepausan biasanya menjadi identitas yang digunakan seorang Paus selama masa pelayanannya sebagai Uskup Roma.
Berapa Jumlah Paus dalam Sejarah Gereja Katolik?
Menurut daftar resmi Takhta Suci, hingga saat ini terdapat 267 Paus yang tercatat dalam suksesi kepausan, dengan Paus Leo XIV sebagai nomor 267.
Perlu dicatat bahwa sejarah kepausan memiliki sejumlah periode yang sangat kompleks. Pada beberapa masa terdapat perdebatan mengenai legitimasi seorang Paus, pergantian yang berlangsung sangat singkat, serta persoalan mengenai tanggal pasti awal dan akhir suatu pontifikat. Karena itu, daftar resmi Vatikan menjadi rujukan penting ketika menyusun urutan Paus.
Selain itu, penulisan nama dapat berbeda antara bahasa Latin, Italia, Inggris, dan bahasa Indonesia. Contohnya, nama Francis dalam bahasa Indonesia umumnya ditulis Fransiskus, sedangkan John Paul II dikenal sebagai Yohanes Paulus II.
Baca Juga: Jalan Salib: Pengertian, 14 Perhentian & Doa
Daftar Singkat Paus dari Era Modern
Bagi pembaca yang ingin mengetahui urutan Paus Katolik zaman modern, berikut rangkaian yang paling dekat dengan masa sekarang:
- Pius IX — 1846–1878
- Leo XIII — 1878–1903
- Pius X — 1903–1914
- Benediktus XV — 1914–1922
- Pius XI — 1922–1939
- Pius XII — 1939–1958
- Yohanes XXIII — 1958–1963
- Paulus VI — 1963–1978
- Yohanes Paulus I — 1978
- Yohanes Paulus II — 1978–2005
- Benediktus XVI — 2005–2013
- Fransiskus — 2013–2025
- Leo XIV — 2025–sekarang
Urutan tersebut menunjukkan kesinambungan kepemimpinan Gereja Katolik pada era modern hingga masa sekarang.
Baca Juga: Mukjizat Doa Bersama Santo Santa dalam Iman Katolik
Santo Petrus dan Suksesi Kepausan
Bagi umat Katolik, daftar nama Paus bukan sekadar daftar pemimpin sepanjang sejarah. Suksesi kepausan berkaitan erat dengan keyakinan Gereja mengenai pelayanan Rasul Petrus.
Santo Petrus menempati posisi pertama dalam daftar Paus Takhta Suci. Setelahnya, Gereja Roma mencatat para penerusnya secara berurutan hingga Paus Leo XIV. Dengan demikian, daftar 267 Paus tersebut menggambarkan rentang sejarah Gereja yang sangat panjang, dari abad pertama hingga abad ke-21.
Sepanjang sejarah tersebut, para Paus menghadapi situasi yang sangat beragam. Ada yang memimpin Gereja dalam masa penganiayaan, ada yang menghadapi konflik politik, ada yang berperan dalam konsili dan pembaruan Gereja, dan ada pula yang melayani umat di tengah perubahan besar dunia modern.
Baca Juga: 7 Sakramen dalam Gereja Katolik dan Maknanya
Penutup
Daftar nama Paus Katolik dari Paus pertama sampai sekarang menunjukkan panjangnya sejarah Gereja Katolik. Santo Petrus menjadi Paus pertama, sedangkan Paus Leo XIV merupakan Paus ke-267 dan Paus yang sedang menjabat saat ini.
Dari Santo Petrus hingga Leo XIV, setiap periode kepausan memiliki konteks sejarah yang berbeda. Beberapa tanggal kepausan dari masa Gereja awal memang tidak dapat diketahui secara pasti, sehingga Takhta Suci mencantumkan tahun atau tanggal perkiraan untuk sejumlah Paus.
Bagi umat Katolik, mengenal nama-nama Paus dapat menjadi salah satu cara untuk memahami perjalanan sejarah Gereja, perkembangan pelayanan Petrus, serta bagaimana Gereja Katolik melewati berbagai zaman hingga sekarang.
Sumber utama: daftar resmi para Paus pada situs Takhta Suci/Vatikan dan biografi resmi Paus Leo XIV.
Demikianlah Daftar Nama Paus Katolik dari Pertama sampai Sekarang, semoga bermanfaat, Tuhan Memberkati. Amin.
