Daftar Nama Paus Katolik dari Pertama sampai Sekarang

Daftar nama Paus Katolik dari Santo Petrus hingga Paus Leo XIV

Daftar Nama Paus Katolik dari Paus Pertama sampai Sekarang

Paus merupakan Uskup Roma sekaligus pemimpin Gereja Katolik di seluruh dunia. Dalam tradisi Gereja Katolik, jabatan kepausan berakar pada tugas yang dipercayakan Yesus Kristus kepada Rasul Petrus. Karena itu, Santo Petrus dikenal sebagai Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik.

Baca Juga: Mengenal Tahun Liturgi Gereja Katolik: Makna dan Urutannya

Sepanjang hampir dua ribu tahun sejarah Gereja, terdapat ratusan penerus Santo Petrus. Mereka melayani Gereja dalam berbagai keadaan, mulai dari masa Gereja perdana, penganiayaan terhadap umat Kristiani, perkembangan Kekristenan di Eropa, Reformasi dan Kontra-Reformasi, hingga dunia modern.

Baca Juga: Sejarah Gereja Katolik dari Awal hingga Modern

Menurut daftar resmi Takhta Suci, Paus Leo XIV adalah Paus ke-267 Gereja Katolik. Ia terpilih pada 8 Mei 2025 dan memilih nama kepausan Leo XIV. Nama sekulernya adalah Robert Francis Prevost.

Baca Juga: Renungan Harian: Menemukan Damai dan Kekuatan Iman

Artikel ini menyajikan daftar nama Paus Katolik dari yang pertama sampai Paus saat ini, lengkap dengan nomor urut dan masa kepausannya.

Siapa Paus Pertama dalam Sejarah Gereja Katolik?

Baca Juga: Doa Katolik: Panduan Lengkap Berdoa Setiap Hari

Paus pertama adalah Santo Petrus, salah satu dari dua belas rasul Yesus Kristus. Dalam daftar resmi Takhta Suci, Petrus ditempatkan sebagai Paus nomor 1. Masa kepemimpinannya secara tradisional ditempatkan hingga sekitar tahun 64 atau 67.

Setelah Santo Petrus, kepemimpinan Gereja Roma diteruskan oleh Santo Linus, Santo Anacletus atau Kletus, dan Santo Klemens. Dari sinilah rangkaian suksesi kepausan terus berlangsung hingga zaman sekarang.

Baca Juga: Mengenal Santo Santa Sepanjang Tahun dalam Tradisi Katolik

Perlu diperhatikan bahwa untuk sejumlah Paus dari abad-abad awal, tanggal awal dan akhir masa kepausan tidak selalu dapat ditentukan secara pasti. Karena itu, daftar resmi Vatikan menggunakan beberapa perkiraan tahun atau rentang tanggal.

Daftar Nama Paus Katolik dari Pertama sampai Sekarang

Berikut adalah 267 nama Paus Katolik berdasarkan daftar resmi Takhta Suci.

Paus 1–50: Dari Santo Petrus hingga Anastasius II

  1. Santo Petrus — sekitar 30–64/67
  2. Santo Petrus dikenal dalam tradisi Gereja Katolik sebagai Paus pertama dan salah satu dari dua belas rasul Yesus Kristus. Ia memiliki peranan penting dalam sejarah awal Kekristenan karena menjadi salah satu murid yang paling dekat dengan Yesus dan tampil sebagai tokoh utama dalam pewartaan Injil setelah kebangkitan Kristus. Dalam tradisi Katolik, Santo Petrus dipandang sebagai rasul yang menerima tugas khusus untuk menggembalakan umat beriman. Karena itu, dirinya memiliki tempat yang sangat penting dalam pemahaman Gereja mengenai asal-usul pelayanan kepausan.

    Baca Juga: Santo Petrus, Paus Pertama Gereja Katolik dan Rasul Yesus
  3. Santo Linus — 68–79
  4. Paus Santo Linus merupakan salah satu tokoh paling awal dalam sejarah Gereja Katolik. Ia dikenal sebagai penerus Santo Petrus dalam memimpin komunitas Kristen di Roma pada masa-masa awal Gereja. Menurut tradisi Gereja, Linus menjabat sebagai Uskup Roma sekitar tahun 68–79 M, setelah wafatnya Santo Petrus dan sebelum kepemimpinan Paus Santo Anacletus atau Kletus.

    Baca juga: Paus Santo Linus 68–79: Penerus Santo Petrus
  5. Santo Anacletus/Kletus — 80–92
  6. Paus Santo Anacletus, yang juga dikenal sebagai Paus Kletus atau Anenkletus, merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah awal Gereja Katolik. Ia secara tradisional dikenang sebagai Paus ketiga, yang memimpin Gereja Roma setelah Santo Petrus dan Paus Santo Linus. Masa kepemimpinannya ditempatkan sekitar tahun 80–92 M, pada periode ketika komunitas Kristen masih menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan dan mengembangkan iman kepada Kristus.

    Baca juga: Paus Santo Anacletus/Kletus — 80–92
  7. Santo Klemens I — 92–99
  8. Paus Santo Klemens I merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Gereja perdana. Ia dikenal sebagai salah satu penerus awal Santo Petrus sebagai Uskup Roma dan termasuk dalam jajaran paus pertama yang memimpin komunitas Kristen di Roma pada akhir abad pertama. Tradisi Gereja menghormatinya sebagai Santo Klemens I, Paus dan Martir, seorang gembala yang hidup pada masa ketika umat Kristiani masih menghadapi tekanan dari lingkungan Kekaisaran Romawi.

    Baca juga: Paus Santo Klemens I — 92–99 dan Warisannya
  9. Santo Evaristus — 99/96–108
  10. Paus Santo Evaristus merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah awal Gereja Katolik. Ia secara tradisional dikenal sebagai Paus kelima Gereja Katolik, penerus langsung Santo Klemens I dalam daftar uskup Roma yang dipertahankan oleh sejumlah sumber Gereja awal. Masa kepemimpinannya berlangsung pada akhir abad pertama dan awal abad kedua, suatu periode ketika komunitas Kristiani masih berkembang di tengah dunia Kekaisaran Romawi. Vatikan mencatat awal masa kepausan Evaristus sebagai 96 atau 99 M, dengan akhir kepemimpinan pada 108 M.

    Baca juga: Paus Santo Evaristus, Paus Kelima Gereja Katolik
  11. Santo Aleksander I — 108/109–116/119
  12. Paus Santo Aleksander I merupakan salah satu Paus awal dalam sejarah Gereja Katolik yang memimpin komunitas Kristen di Roma pada awal abad ke-2. Ia secara tradisional ditempatkan sebagai Paus ke-6, sesudah Santo Petrus, Santo Linus, Santo Kletus atau Anacletus, Santo Klemens I, dan Santo Evaristus. Masa kepemimpinannya diperkirakan berlangsung sekitar 108/109 hingga 116/119, meskipun tanggal pasti masa kepausannya masih menjadi bahan perdebatan di kalangan sejarawan karena sumber-sumber Kristen awal memberikan kronologi yang tidak selalu sama.

    Baca juga: Paus Santo Aleksander I — 108/109–116/119

  13. Santo Sikstus I — 117/119–126/128
  14. Paus Santo Sikstus I adalah salah satu paus paling awal dalam sejarah Gereja Katolik. Ia dikenal sebagai paus ketujuh setelah Santo Petrus dan memimpin Gereja Roma pada masa ketika komunitas Kristen masih berada dalam tahap awal perkembangannya. Masa kepemimpinannya secara tradisional ditempatkan sekitar 117/119 hingga 126/128, meskipun sumber-sumber sejarah memberikan variasi mengenai tahun awal dan akhir pontifikatnya. Sebagai seorang penerus para rasul pada generasi awal Gereja, Santo Sikstus I memiliki peranan penting dalam menjaga kesinambungan iman, kehidupan liturgi, dan keteraturan komunitas Kristen Roma.

    Baca juga: Paus Santo Sikstus I: Paus Ketujuh Gereja

  15. Santo Telesforus — 127/128–137/138
  16. Paus Santo Telesforus merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Gereja perdana. Ia dikenal sebagai uskup Roma yang memimpin Gereja pada abad ke-2, dalam masa ketika komunitas-komunitas Kristen masih berkembang di tengah dunia Kekaisaran Romawi. Menurut kronologi yang dicantumkan oleh Takhta Suci, Telesforus memimpin sebagai Uskup Roma sekitar tahun 127 atau 128 hingga 137 atau 138. Ia dikenang pula sebagai seorang martir.

    Baca juga: Paus Santo Telesforus 127/128–137/138

  17. Santo Hyginus — 138–142/149
  18. Paus Santo Hyginus merupakan Uskup Roma yang dikenang sebagai paus ke-9 dalam sejarah Gereja Katolik. Ia menggantikan Paus Santo Telesforus dan kemudian digantikan oleh Paus Santo Pius I. Menurut data resmi Takhta Suci, masa kepausannya dimulai pada tahun 138 dan berakhir pada tahun 142 atau 149. Perbedaan mengenai tahun akhir kepausannya menunjukkan bahwa kronologi para paus pada abad-abad pertama Kekristenan memang belum dapat ditentukan secara mutlak.

    Baca juga: Paus Santo Hyginus 138–142/149 dan Sejarahnya

  19. Santo Pius I — 142/146–157/161
  20. Paus Santo Pius I merupakan Paus ke-10 dalam daftar para Paus Gereja Katolik dan termasuk salah satu tokoh penting dalam sejarah Gereja abad ke-2. Ia memimpin Gereja Roma pada masa ketika komunitas Kristen mulai berkembang semakin luas, tetapi pada saat yang sama menghadapi berbagai tantangan dari ajaran-ajaran yang berbeda dari iman apostolik. Masa kepemimpinannya ditempatkan oleh Takhta Suci pada 142 atau 146 hingga 157 atau 161, meskipun kronologi kepausan abad ke-2 memang masih mengandung sejumlah perbedaan dalam sumber-sumber kuno.

    Baca juga: Paus Santo Pius I: Sejarah dan Teladan Iman

  21. Santo Anisetus — 150/157–153/168
  22. Paus Santo Anisetus merupakan salah satu paus Gereja Katolik pada abad kedua yang memimpin Gereja Roma dalam masa ketika komunitas Kristen masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun dari lingkungan kekaisaran Romawi. Ia diperkirakan menjabat sebagai Uskup Roma sekitar tahun 150/157 hingga 153/168, meskipun tanggal pemerintahannya tidak dapat dipastikan secara mutlak karena sumber-sumber kuno memberikan kronologi yang berbeda. Sebagai salah satu penerus Santo Petrus, Anisetus mempunyai peranan dalam mempertahankan kesinambungan iman dan kehidupan Gereja pada masa awal Kekristenan.

    Baca juga: Paus Santo Anisetus — Sejarah dan Warisannya

  23. Santo Sotirus — 162/168–170/177
  24. Santo Sotirus adalah salah satu Paus Gereja Katolik pada abad ke-2 yang dikenang karena pelayanan pastoralnya, perhatian kepada kaum miskin, serta kesetiaannya kepada iman Kristiani. Ia memimpin Gereja Roma pada masa ketika komunitas Kristen masih menghadapi tekanan dari lingkungan Kekaisaran Romawi. Meskipun sumber sejarah mengenai kehidupan pribadinya sangat terbatas, namanya tetap tercatat dalam rangkaian sejarah para paus awal Gereja.

    Baca juga: Santo Sotirus: Paus Gereja Katolik Abad ke-2

  25. Santo Eleutherius — 171/177–185/193
  26. Paus Santo Eleutherius merupakan salah satu pemimpin Gereja awal yang melanjutkan pelayanan apostolik pada masa ketika komunitas Kristen masih menghadapi berbagai tantangan di Kekaisaran Romawi. Ia secara tradisional ditempatkan sebagai Uskup Roma setelah Paus Santo Soter dan sebelum Paus Santo Viktor I. Masa kepemimpinannya sering diberi rentang sekitar 171/177 hingga 185/193, karena sumber-sumber kuno tidak selalu memberikan tanggal yang sama mengenai awal dan akhir masa kepausannya.

    Baca juga: Paus Santo Eleutherius: Sejarah dan Warisannya

  27. Santo Viktor I — 186/189–197/201
  28. Paus Santo Viktor I merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Gereja Katolik pada akhir abad ke-2. Ia memimpin Gereja Roma pada masa ketika komunitas-komunitas Kristen berkembang di berbagai wilayah Kekaisaran Romawi, tetapi pada saat yang sama menghadapi perbedaan dalam praktik liturgi, persoalan ajaran, serta tekanan dari lingkungan sosial dan politik. Masa kepausannya secara umum ditempatkan sekitar 186/189 hingga 197/201, meskipun kronologi tersebut tidak sepenuhnya seragam dalam sumber sejarah kuno.

    Baca juga: Paus Santo Viktor I: Sejarah dan Warisannya

  29. Santo Zephyrinus — 198–217/218
  30. Paus Santo Zephyrinus adalah paus ke-15 dalam daftar para paus Gereja Katolik dan memimpin Gereja Roma pada masa yang sangat penting dalam perkembangan ajaran dan organisasi Gereja perdana. Menurut daftar resmi Takhta Suci, masa kepausannya dimulai pada tahun 198 dan berakhir pada 217 atau 218. Ia berasal dari Roma dan menggantikan Paus Santo Viktor I. Masa kepemimpinan Zephyrinus berlangsung lebih dari dua dekade, sehingga menjadikannya salah satu paus awal yang memimpin Gereja Roma dalam periode yang relatif panjang. [Sumber sejarah dan kronologi kepausan menempatkan masa kepemimpinannya pada akhir abad ke-2 hingga awal abad ke-3.]

    Baca juga: Paus Santo Zephyrinus — 198–217/218

  31. Santo Kalistus I — 218–222
  32. Paus Santo Kalistus I adalah paus ke-16 dalam sejarah Gereja Katolik yang memimpin Gereja Roma sekitar tahun 218–222. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting Gereja pada awal abad ke-3, terutama karena perannya dalam menghadapi berbagai persoalan pastoral, disiplin Gereja, dan perdebatan teologis yang berkembang pada masa itu. Kepemimpinan Kalistus berlangsung dalam situasi Gereja yang belum sepenuhnya bebas dari tekanan politik Kekaisaran Romawi, sementara kehidupan komunitas Kristen sendiri semakin berkembang dan menghadapi persoalan internal yang semakin kompleks.

    Baca juga: Paus Santo Kalistus I — 218–222

  33. Santo Urbanus I — 222–230
  34. Paus Santo Urbanus I adalah Uskup Roma yang memimpin Gereja pada sekitar tahun 222–230 M, pada masa Kekaisaran Romawi ketika komunitas Kristen mulai mengalami perkembangan yang semakin nyata. Ia merupakan salah satu paus Gereja perdana yang namanya tercatat dalam tradisi sejarah Gereja Katolik, meskipun informasi mengenai kehidupan dan masa kepemimpinannya tidak sebanyak para paus dari abad-abad berikutnya. Urbanus I meneruskan kepemimpinan Gereja Roma setelah Paus Santo Kalistus I dan kemudian digantikan oleh Paus Santo Pontianus.

    Baca juga: Paus Santo Urbanus I — 222–230 | Sejarah Gereja

  35. Santo Pontianus — 230–235
  36. Paus Santo Pontianus adalah Uskup Roma yang memimpin Gereja Katolik sekitar tahun 230 hingga 235. Masa kepemimpinannya berlangsung pada periode yang penuh tantangan bagi umat Kristen di Kekaisaran Romawi. Pontianus dikenang terutama karena kesetiaannya kepada Gereja ketika penganiayaan dan tekanan politik kembali meningkat. Ia juga menjadi salah satu paus awal yang mengalami pembuangan karena imannya dan kemudian mengundurkan diri dari jabatan kepausan agar Gereja Roma tetap memiliki pemimpin.

    Baca juga: Paus Santo Pontianus — 230–235 | Sejarah dan Teladan

  37. Santo Anterus — 235–236
  38. Paus Santo Anterus — 235–236 merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah awal kepausan dan Gereja Katolik. Meskipun masa pontifikatnya sangat singkat, hanya sekitar enam minggu, namanya tetap tercatat sebagai Paus ke-19 Gereja Katolik. Takhta Suci mencatat bahwa Anterus memulai pontifikatnya pada 21 November 235 dan mengakhirinya pada 3 Januari 236. Ia berasal dari Yunani dan memimpin Gereja Roma pada masa yang penuh tekanan bagi komunitas Kristen.

    Baca juga: Paus Santo Anterus — 235–236 | Sejarah dan Warisan

  39. Santo Fabianus — 236–250
  40. Santo Fabianus adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah awal Gereja Katolik. Ia menjabat sebagai Paus dan Uskup Roma dari tahun 236 hingga 250, pada masa ketika umat Kristen masih menghadapi berbagai tantangan di Kekaisaran Romawi. Kepemimpinannya dikenang karena perhatian terhadap kehidupan umat, pengaturan komunitas Kristen di Roma, serta kesetiaannya kepada iman akan Yesus Kristus. Masa kepausannya berakhir ketika penganiayaan terhadap umat Kristen di bawah Kaisar Decius membawa penderitaan besar bagi Gereja.

    Baca juga: Santo Fabianus: Paus dan Martir Gereja Katolik

  41. Santo Kornelius — 251–253
  42. Santo Kornelius merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Gereja Katolik pada abad ketiga. Ia menjabat sebagai Paus pada tahun 251–253, ketika umat Kristen menghadapi penganiayaan, perpecahan internal, dan perdebatan mengenai penerimaan kembali orang-orang yang pernah meninggalkan iman mereka karena tekanan. Dalam situasi yang sulit tersebut, Santo Kornelius berusaha menjaga kesatuan Gereja sekaligus menunjukkan bahwa pertobatan dan belas kasih harus tetap mendapat tempat dalam kehidupan umat beriman.

    Baca juga: Santo Kornelius (251–253): Paus dan Martir Gereja

  43. Santo Lucius I — 253–254
  44. Santo Stefanus I — 254–257
  45. Santo Sikstus II — 257–258
  46. Santo Dionisius — 259–268
  47. Santo Felix I — 269–274
  48. Santo Eutychianus — 275–283
  49. Santo Caius — 283–296
  50. Santo Marcellinus — 296–304
  51. Santo Marcellus I — 306–309
  52. Santo Eusebius — 309
  53. Santo Miltiades/Melchiades — 311–314
  54. Santo Silvester I — 314–335
  55. Santo Markus — 336
  56. Santo Julius I — 337–352
  57. Liberius — 352–366
  58. Santo Damasus I — 366–384
  59. Santo Siricius — 384–399
  60. Santo Anastasius I — 399–401
  61. Santo Innocentius I — 401–417
  62. Santo Zosimus — 417–418
  63. Santo Bonifasius I — 418–422
  64. Santo Celestinus I — 422–432
  65. Santo Sikstus III — 432–440
  66. Santo Leo I — 440–461
  67. Santo Hilarius — 461–468
  68. Santo Simplicius — 468–483
  69. Felix III — 483–492
  70. Gelasius I — 492–496
  71. Anastasius II — 496–498

Daftar awal tersebut menunjukkan bagaimana suksesi kepausan berkembang sejak Gereja perdana. Pada masa-masa awal, banyak Paus menghadapi penganiayaan dan berbagai tantangan dalam mempertahankan kehidupan serta kesatuan komunitas Kristiani. Data nomor urut dan masa kepausan di atas mengikuti daftar resmi Takhta Suci.

Baca Juga: Daftar Gua Maria di Indonesia Terlengkap

Paus 51–100: Dari Santo Symmachus hingga Valentinus

  1. Symmachus — 498–514
  2. Hormisdas — 514–523
  3. Yohanes I — 523–526
  4. Felix IV — 526–530
  5. Bonifasius II — 530–532
  6. Yohanes II — 533–535
  7. Agapetus I — 535–536
  8. Silverius — 536–537
  9. Vigilius — 537–555
  10. Pelagius I — 556–561
  11. Yohanes III — 561–574
  12. Benediktus I — 575–579
  13. Pelagius II — 579–590
  14. Gregorius I — 590–604
  15. Sabinianus — 604–606
  16. Bonifasius III — 607
  17. Bonifasius IV — 608–615
  18. Deusdedit/Adeodatus I — 615–618
  19. Bonifasius V — 619–625
  20. Honorius I — 625–638
  21. Severinus — 640
  22. Yohanes IV — 640–642
  23. Theodorus I — 642–649
  24. Martinus I — 649–655
  25. Eugenius I — 654–657
  26. Vitalianus — 657–672
  27. Adeodatus II — 672–676
  28. Donus — 676–678
  29. Agatho — 678–681
  30. Leo II — 682–683
  31. Benediktus II — 684–685
  32. Yohanes V — 685–686
  33. Conon — 686–687
  34. Sergius I — 687–701
  35. Yohanes VI — 701–705
  36. Yohanes VII — 705–707
  37. Sisinnius — 708
  38. Konstantinus — 708–715
  39. Gregorius II — 715–731
  40. Gregorius III — 731–741
  41. Zacharias — 741–752
  42. Stefanus II — 752–757
  43. Paulus I — 757–767
  44. Stefanus III — 768–772
  45. Adrianus I — 772–795
  46. Leo III — 795–816
  47. Stefanus IV — 816–817
  48. Paschalis I — 817–824
  49. Eugenius II — 824–827
  50. Valentinus — 827

Pada periode ini Gereja berada dalam konteks politik dan sosial yang sangat kompleks. Takhta Roma juga semakin berperan dalam hubungan antara Gereja, kerajaan, dan berbagai kekuatan politik Eropa.

Paus 101–150: Abad Pertengahan Awal hingga Benediktus IX

  1. Gregorius IV — 827–844
  2. Sergius II — 844–847
  3. Leo IV — 847–855
  4. Benediktus III — 855–858
  5. Nikolaus I — 858–867
  6. Adrianus II — 867–872
  7. Yohanes VIII — 872–882
  8. Marinus I — 882–884
  9. Adrianus III — 884–885
  10. Stefanus V — 885–891
  11. Formosus — 891–896
  12. Bonifasius VI — 896
  13. Stefanus VI — 896–897
  14. Romanus — 897
  15. Theodorus II — 897
  16. Yohanes IX — 897/898–900
  17. Benediktus IV — 900–903
  18. Leo V — 903
  19. Sergius III — 904–911
  20. Anastasius III — 911–913
  21. Lando — 913–914
  22. Yohanes X — 914–928
  23. Leo VI — 928
  24. Stefanus VII — 929–931
  25. Yohanes XI — 931–936
  26. Leo VII — 936–939
  27. Stefanus VIII — 939–942
  28. Marinus II — 942–946
  29. Agapetus II — 946–955
  30. Yohanes XII — 955–964
  31. Leo VIII — 963–965
  32. Benediktus V — 964
  33. Yohanes XIII — 965–972
  34. Benediktus VI — 973–974
  35. Benediktus VII — 974–983
  36. Yohanes XIV — 983–984
  37. Yohanes XV — 985–996
  38. Gregorius V — 996–999
  39. Silvester II — 999–1003
  40. Yohanes XVII — 1003
  41. Yohanes XVIII — 1003–1009
  42. Sergius IV — 1009–1012
  43. Benediktus VIII — 1012–1024
  44. Yohanes XIX — 1024–1032
  45. Benediktus IX — 1032–1044
  46. Silvester III — 1045
  47. Benediktus IX — 1045
  48. Gregorius VI — 1045–1046
  49. Klemens II — 1046–1047
  50. Benediktus IX — 1047–1048

Satu hal yang menarik dalam sejarah daftar nama Paus adalah nama Benediktus IX muncul tiga kali dalam daftar resmi, karena ia tercatat memegang jabatan kepausan dalam tiga periode yang berbeda. Karena itu, nomor urut 145, 147, dan 150 semuanya merujuk kepada Benediktus IX.

Paus 151–200: Dari Damasus II hingga Urbanus V

  1. Damasus II — 1048
  2. Leo IX — 1049–1054
  3. Viktor II — 1055–1057
  4. Stefanus IX — 1057–1058
  5. Nikolaus II — 1059–1061
  6. Aleksander II — 1061–1073
  7. Gregorius VII — 1073–1085
  8. Viktor III — 1086–1087
  9. Urbanus II — 1088–1099
  10. Paschalis II — 1099–1118
  11. Gelasius II — 1118–1119
  12. Kalistus II — 1119–1124
  13. Honorius II — 1124–1130
  14. Innocentius II — 1130–1143
  15. Celestinus II — 1143–1144
  16. Lucius II — 1144–1145
  17. Eugenius III — 1145–1153
  18. Anastasius IV — 1153–1154
  19. Adrianus IV — 1154–1159
  20. Aleksander III — 1159–1181
  21. Lucius III — 1181–1185
  22. Urbanus III — 1185–1187
  23. Gregorius VIII — 1187
  24. Klemens III — 1187–1191
  25. Celestinus III — 1191–1198
  26. Innocentius III — 1198–1216
  27. Honorius III — 1216–1227
  28. Gregorius IX — 1227–1241
  29. Celestinus IV — 1241
  30. Innocentius IV — 1243–1254
  31. Aleksander IV — 1254–1261
  32. Urbanus IV — 1261–1264
  33. Klemens IV — 1265–1268
  34. Gregorius X — 1271–1276
  35. Innocentius V — 1276
  36. Adrianus V — 1276
  37. Yohanes XXI — 1276–1277
  38. Nikolaus III — 1277–1280
  39. Martinus IV — 1281–1285
  40. Honorius IV — 1285–1287
  41. Nikolaus IV — 1288–1292
  42. Celestinus V — 1294
  43. Bonifasius VIII — 1294–1303
  44. Benediktus XI — 1303–1304
  45. Klemens V — 1305–1314
  46. Yohanes XXII — 1316–1334
  47. Benediktus XII — 1334–1342
  48. Klemens VI — 1342–1352
  49. Innocentius VI — 1352–1362
  50. Urbanus V — 1362–1370

Periode ini mencakup beberapa perkembangan penting dalam sejarah Gereja abad pertengahan, termasuk perubahan hubungan antara kepausan dan kekuasaan politik Eropa. Daftar resmi Takhta Suci mencatat masa kepausan setiap Paus dengan sejumlah tanggal yang pada periode tertentu masih bersifat perkiraan.

Baca juga: Sejarah Para Paus Gereja Katolik dari Masa ke Masa

Paus 201–250: Dari Gregorius XI hingga Pius VI

  1. Gregorius XI — 1370–1378
  2. Urbanus VI — 1378–1389
  3. Bonifasius IX — 1389–1404
  4. Innocentius VII — 1404–1406
  5. Gregorius XII — 1406–1415
  6. Martinus V — 1417–1431
  7. Eugenius IV — 1431–1447
  8. Nikolaus V — 1447–1455
  9. Kalistus III — 1455–1458
  10. Pius II — 1458–1464
  11. Paulus II — 1464–1471
  12. Sikstus IV — 1471–1484
  13. Innocentius VIII — 1484–1492
  14. Aleksander VI — 1492–1503
  15. Pius III — 1503
  16. Julius II — 1503–1513
  17. Leo X — 1513–1521
  18. Adrianus VI — 1522–1523
  19. Klemens VII — 1523–1534
  20. Paulus III — 1534–1549
  21. Julius III — 1550–1555
  22. Marcellus II — 1555
  23. Paulus IV — 1555–1559
  24. Pius IV — 1559–1565
  25. Pius V — 1566–1572
  26. Gregorius XIII — 1572–1585
  27. Sikstus V — 1585–1590
  28. Urbanus VII — 1590
  29. Gregorius XIV — 1590–1591
  30. Innocentius IX — 1591
  31. Klemens VIII — 1592–1605
  32. Leo XI — 1605
  33. Paulus V — 1605–1621
  34. Gregorius XV — 1621–1623
  35. Urbanus VIII — 1623–1644
  36. Innocentius X — 1644–1655
  37. Aleksander VII — 1655–1667
  38. Klemens IX — 1667–1669
  39. Klemens X — 1670–1676
  40. Innocentius XI — 1676–1689
  41. Aleksander VIII — 1689–1691
  42. Innocentius XII — 1691–1700
  43. Klemens XI — 1700–1721
  44. Innocentius XIII — 1721–1724
  45. Benediktus XIII — 1724–1730
  46. Klemens XII — 1730–1740
  47. Benediktus XIV — 1740–1758
  48. Klemens XIII — 1758–1769
  49. Klemens XIV — 1769–1774
  50. Pius VI — 1775–1799

Abad ke-15 hingga ke-18 membawa Gereja melewati Renaisans, Reformasi, perkembangan ilmu pengetahuan, perubahan politik Eropa, dan berbagai pembaruan internal. Nama-nama seperti Pius V, Gregorius XIII dan Klemens VIII menjadi bagian dari sejarah kepausan pada periode tersebut. Data daftar dan masa kepausan mengikuti catatan resmi Takhta Suci.

Baca Juga: Mengenal Kedua Belas Murid Yesus dan Kisah Mereka

Paus 251–267: Dari Pius VII hingga Leo XIV

  1. Pius VII — 1800–1823
  2. Leo XII — 1823–1829
  3. Pius VIII — 1829–1830
  4. Gregorius XVI — 1831–1846
  5. Pius IX — 1846–1878
  6. Leo XIII — 1878–1903
  7. Pius X — 1903–1914
  8. Benediktus XV — 1914–1922
  9. Pius XI — 1922–1939
  10. Pius XII — 1939–1958
  11. Yohanes XXIII — 1958–1963
  12. Paulus VI — 1963–1978
  13. Yohanes Paulus I — 1978
  14. Yohanes Paulus II — 1978–2005
  15. Benediktus XVI — 2005–2013
  16. Fransiskus — 2013–2025
  17. Leo XIV — mulai 2025

Daftar resmi Takhta Suci mencatat Pius VII hingga Leo XIV sebagai nomor 251 sampai 267. Paus Leo XIV menjadi penerus Paus Fransiskus setelah terpilih pada 8 Mei 2025.

Baca Juga: Doa Litani: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Cara Doa

Siapa Paus Saat Ini?

Paus saat ini adalah Leo XIV, yang merupakan Paus ke-267 dalam daftar resmi Gereja Katolik. Nama lahirnya adalah Robert Francis Prevost. Ia lahir di Chicago, Amerika Serikat.

Paus Leo XIV terpilih dalam konklaf yang dimulai pada 7 Mei 2025. Pada 8 Mei 2025, ia terpilih sebagai Uskup Roma dan memilih nama Leo XIV. Ia kemudian memulai pelayanan kepausannya secara resmi melalui Misa inaugurasi pada 18 Mei 2025.

Pemilihan nama Leo XIV juga memiliki arti historis. Ia adalah Paus pertama dari Amerika Serikat dan Paus pertama yang berasal dari Ordo Santo Agustinus. Takhta Suci menyebutnya sebagai penerus Santo Petrus yang ke-267.

Baca Juga: Doa Novena: Pengertian, Jenis, dan Cara Berdoa

Mengapa Ada Nama Paus yang Sama?

Dalam sejarah Gereja Katolik, beberapa Paus menggunakan nama yang sama. Contohnya adalah nama Leo, Pius, Gregorius, Benediktus, Yohanes, Paulus, Urbanus, Klemens, Aleksander, dan Innocentius.

Angka Romawi di belakang nama digunakan untuk membedakan Paus yang menggunakan nama kepausan tersebut. Misalnya:

  • Leo I, Leo II, Leo III, dan seterusnya.
  • Pius IX, Pius X, Pius XI, Pius XII.
  • Yohanes XXIII.
  • Yohanes Paulus I dan Yohanes Paulus II.
  • Benediktus XVI.
  • Leo XIV.
Baca Juga: Sejarah Devosi Doa Rosario dan Perkembangannya

Nama kepausan biasanya menjadi identitas yang digunakan seorang Paus selama masa pelayanannya sebagai Uskup Roma.

Berapa Jumlah Paus dalam Sejarah Gereja Katolik?

Menurut daftar resmi Takhta Suci, hingga saat ini terdapat 267 Paus yang tercatat dalam suksesi kepausan, dengan Paus Leo XIV sebagai nomor 267.

Perlu dicatat bahwa sejarah kepausan memiliki sejumlah periode yang sangat kompleks. Pada beberapa masa terdapat perdebatan mengenai legitimasi seorang Paus, pergantian yang berlangsung sangat singkat, serta persoalan mengenai tanggal pasti awal dan akhir suatu pontifikat. Karena itu, daftar resmi Vatikan menjadi rujukan penting ketika menyusun urutan Paus.

Selain itu, penulisan nama dapat berbeda antara bahasa Latin, Italia, Inggris, dan bahasa Indonesia. Contohnya, nama Francis dalam bahasa Indonesia umumnya ditulis Fransiskus, sedangkan John Paul II dikenal sebagai Yohanes Paulus II.

Baca Juga: Jalan Salib: Pengertian, 14 Perhentian & Doa

Daftar Singkat Paus dari Era Modern

Bagi pembaca yang ingin mengetahui urutan Paus Katolik zaman modern, berikut rangkaian yang paling dekat dengan masa sekarang:

  1. Pius IX — 1846–1878
  2. Leo XIII — 1878–1903
  3. Pius X — 1903–1914
  4. Benediktus XV — 1914–1922
  5. Pius XI — 1922–1939
  6. Pius XII — 1939–1958
  7. Yohanes XXIII — 1958–1963
  8. Paulus VI — 1963–1978
  9. Yohanes Paulus I — 1978
  10. Yohanes Paulus II — 1978–2005
  11. Benediktus XVI — 2005–2013
  12. Fransiskus — 2013–2025
  13. Leo XIV — 2025–sekarang

Urutan tersebut menunjukkan kesinambungan kepemimpinan Gereja Katolik pada era modern hingga masa sekarang.

Baca Juga: Mukjizat Doa Bersama Santo Santa dalam Iman Katolik

Santo Petrus dan Suksesi Kepausan

Bagi umat Katolik, daftar nama Paus bukan sekadar daftar pemimpin sepanjang sejarah. Suksesi kepausan berkaitan erat dengan keyakinan Gereja mengenai pelayanan Rasul Petrus.

Santo Petrus menempati posisi pertama dalam daftar Paus Takhta Suci. Setelahnya, Gereja Roma mencatat para penerusnya secara berurutan hingga Paus Leo XIV. Dengan demikian, daftar 267 Paus tersebut menggambarkan rentang sejarah Gereja yang sangat panjang, dari abad pertama hingga abad ke-21.

Sepanjang sejarah tersebut, para Paus menghadapi situasi yang sangat beragam. Ada yang memimpin Gereja dalam masa penganiayaan, ada yang menghadapi konflik politik, ada yang berperan dalam konsili dan pembaruan Gereja, dan ada pula yang melayani umat di tengah perubahan besar dunia modern.

Baca Juga: 7 Sakramen dalam Gereja Katolik dan Maknanya

Penutup

Daftar nama Paus Katolik dari Paus pertama sampai sekarang menunjukkan panjangnya sejarah Gereja Katolik. Santo Petrus menjadi Paus pertama, sedangkan Paus Leo XIV merupakan Paus ke-267 dan Paus yang sedang menjabat saat ini.

Dari Santo Petrus hingga Leo XIV, setiap periode kepausan memiliki konteks sejarah yang berbeda. Beberapa tanggal kepausan dari masa Gereja awal memang tidak dapat diketahui secara pasti, sehingga Takhta Suci mencantumkan tahun atau tanggal perkiraan untuk sejumlah Paus.

Bagi umat Katolik, mengenal nama-nama Paus dapat menjadi salah satu cara untuk memahami perjalanan sejarah Gereja, perkembangan pelayanan Petrus, serta bagaimana Gereja Katolik melewati berbagai zaman hingga sekarang.

Sumber utama: daftar resmi para Paus pada situs Takhta Suci/Vatikan dan biografi resmi Paus Leo XIV.


Demikianlah Daftar Nama Paus Katolik dari Pertama sampai Sekarang, semoga bermanfaat, Tuhan Memberkati. Amin.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url